
Pemerintah Kota Banda Aceh resmi membuka kegiatan Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemko Banda Aceh yang berlangsung di BPSDM Aceh pada 2 hingga 3 Maret 2026. Sebanyak 15 peserta mengikuti rangkaian seleksi yang dilaksanakan selama dua hari tersebut.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BKPSDM Kota Banda Aceh, Dra. Emila Sovayana, M.Si. Dalam sambutannya pada pembukaan uji kompetensi JPT, Emila menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir untuk mengikuti tahapan seleksi, mulai dari psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), hingga wawancara.
Ia menegaskan bahwa para peserta merupakan talenta-talenta terbaik yang memiliki potensi besar sebagai pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
“Kami berharap melalui proses ini akan terpilih calon pimpinan yang berintegritas, profesional, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Emi menekankan pentingnya kompetensi manajerial, teknis, dan sosiokultural, serta kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan kesempatan dua hari seleksi ini secara maksimal dengan menunjukkan seluruh potensi dan kemampuan terbaik yang dimiliki.
Setelah tahapan uji kompetensi ini, peserta juga akan mengikuti penulisan makalah sebelum proses selanjutnya dilanjutkan oleh tim panitia seleksi (pansel).
Dalam kesempatan tersebut, Emila turut menyampaikan terima kasih kepada Tim Asesor UPTD Assessment BKD Provinsi Sumatera Utara yang telah hadir dan berkontribusi dalam pelaksanaan seleksi. Ia berharap sinergi dan kemitraan ini dapat menjadi ajang pembelajaran bersama, khususnya dalam pengelolaan manajemen kepegawaian yang lebih baik.

Sementara itu, Sekretaris Kota Banda Aceh, Ir. Jalaluddin, ST, MT, juga menyempatkan diri meninjau langsung pelaksanaan seleksi JPT untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur.
Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan pimpinan yang kompeten dan berdaya saing, serta semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. (KmL)